Jumat, 09 Januari 2015

Dilamar.... Pake Lilin

Hari ini lagi seneng banget!!!
Ya walaupun emang selalu seneng (dan terkadang sedih) bersama-sama. Pokoknya hari ini beda, ya kan biasanya setelah masa tiga bulan (sekarang udah enam bulan pacaran), masa manis-manisnya mulai... campur sama asinan. hihihi

Sepulang mengajar tadi, pulangnya aku dijemput naik Vespa, momen pejemputan ini sudah direncanakan dari sehari sebelumnya, tujuannya mewanti-wanti aku supaya pake celana hari ini karena Vespa mungil nan centil itu pas-pasan banget joknya didudukin sama dua dugong gak tau diri ini. Udah kepikiran juga sih, kasian pasti Vespanya, kan kita dua-duanya gendut, pasti Vespa-nya menjerit kalo kita naikin, tapi ya namanya juga pengen ya meskipun kita berdua kalo tampak belakang, tampak depan, tampak samping mirip gajah naik skuter tetep aja dinaikin walau gak ada bagus-bagusnya. Hahahaha

Nah, balik ke masalah celana, sebelum mengajar tadi aku udah dibuat pusing karena ini. Masalahnya aku cuma punya sekitar lima celana panjang yang layak pakai (yang lainnya ada yang kekecilan, kebesaran, robek, pudar, ada juga yang jadi kain lap, dll) dan cuma satu celana yang seneng aku pakai, dan itu pun lagi dicuci. Matilah aku!!! Jadi bingung sendiri karena kebiasaan lebih sering pake rok dan celana pendek yang mendominasi isi lemari, teronggoklah aku seperti karung beras, seusai mandi saat menentukan pakaian. Hampir menghabiskan waktu setengah jam hanya untuk mencocokkan pakaian saja, Hahaha

Keda memastikan sekali lagi, saat aku mengirim kabar bahwa aku telah pulang. "kamu pake celana kan?" hahahaha, aku jadi ngikik sendiri jadinya. Jadilah aku dijemput naik Vespa, dibonceng di belakang, pakai celana, dan terlihat seperti duo panda naik sepeda.

Tapi kita gak peduli, namanya juga... ehem... cinta. hahaha

Kami berkeliling kota, meski cuaca sedang mendung romantis malam ini diwarnai juga oleh gerimis unyu-unyu yang bikin suasana malam ini mengubah moodku 1000x lebih baik. Kami memutuskan untuk singgah di tempat makan baru yang jadi favorit kami. Tempatnya di depan pagar sekolah, di pinggir trotoar jalan, berhubung di Kisaran jaraaaaaaaang banget yang namanya pejalan kaki, alhasil bahu jalan selalu digunakan oleh pedagang kaki lima.

Makanannya enak, yang dijual cuma miso dan nasi lemak, harganya 8.000 per porsi ada juga sate kerang rendang, sate telor rendang dan sate jengkol rendang, kesukaanya Keda. Hihihi. Pas kita mau mesen eh... hujannya makin deras, tadinya pengen duduk beratapkan bintang-bintang (padahal mendung) jadi batal dan harus pindah ke yang ada tendanya, tapi penuh... satu-satunya yang masih kosong hanya di HALTE yang BANGKUnya dijadikan MEJA!!!! Luar biasaaa hahaha, tapi unik sih, aku suka.

Pas makanan kita datang hujannya semakin deras sekali, makanan hangat tersaji di depan mata, sambil duduk berdua... eh makan berdua di halte memang menambah romantisme malam itu, walau tempatnya gak biasa. Hahahaha

Abis makan, kita bisa mainin air hujan dari halte, main ciprat-cipratan air hujan, walaupun aku doang yang kegirangan, biasaaaa anak kecil kaga pernah ketemu aerrrr... Nah, pas pulangnya kita yang bingung, akhirnya nunggu redaan hujan dan terpaksa harus pulang cepat karena Keda kebelet mpup... hahahaha

Sampe di rumah sebenernya bingung mau ngapain, udah kedinginan, akhirnya kita cari aktivitas yang bisa bikin anget yaituuuu... MAIN LILIN!!!!

Kemaren-kemaren sih udah pernah main lilin juga, berempat, Aku, Keda, Ican dan Fatur bikin kue, cabe, bebek, ayam, ikan, babi, donat, bunga, love, eek, ular, cacing, dll (maaf untuk benda yang tidak disebutkan)
jadi sekarang main lilin, rada bingung mau bikin apa... alhasil aku buat sesukaku

"yang, yang ini apa?" tanyaku

"apa tuh...?" Keda kebingungan dengan bentuk lilinku yang absurd

"ini Taurus"

Lalu aku bikin hal-hal absurd lainnya

"yang, yang ini apa?" tanyaku di lain waktu menempelkan bulatan lilin di wajahku

"lilin"

"bukan! ini jerawat"

....oke keadaan udah mulai garing, aku mulai serius menekuni bidang perlilinan ini, sedang Keda udah dari tadi serius dengan lilin-lilinnya. Hahahaha

Jadilah aku bikin kue, yang sok cantik, sok keren dan sok modern,ah.... yah yang penting bikin dah. Pas lagi asik-asiknya, ada cowok genit manggil aku...

"yang liat deh, dah jadi"

mesem-mesem sendiri, padahal udah daritadi ngintipin dia bikin ini. hahahaha

"Mana hape, sini biar aku foto..." katanya

itu yang di sebelah kanan, kue lilin buatanku. hahaha
Aku cengengesan sepanjang malam. hihihi.

Terus dia bikin lagi, kali ini aku gak ngintipin, aku juga lagi sibuk pengen bikin sate dari lilin mainan, tapi gagal, dagingnya (lilinnya) terlalu rapuh. Hahahaha

Batal bikin sate, aku alih profesi... BIKIN BAKSO, karena pastiiiii lebih mudah.

pas lagi asik bikin bakso, ada cowo genit yang memanggilku lagi...

"yang, kamu lagi buat apa?"

"buat bakso, jangan ganggu dulu. aku sibuk. hahaha"

"sini jarinya..."

lalu terseliplah sebuah cincin bermata dua dengan seikat cinta... haseeek....

LUAR BIASA  KAGETNYA!!! Anak ini ngapa tetiba manis begini kayak kucing, biasanya juga manis sih, cuma yang ini kebangetan manisnya sampe aku bisa-bisa diabetes karenamu, bang...

belaga jadi model perhiasan gitu hahaha

"Will you marry me?" katanya

"hahahaha... ampuuuuunnn yang...."

"Aku hari ini ngelamar kamu"

"Ah dulu juga kan udah pernah, pas baru tiga hari pacaran udah ditanya yang"

"oke, sekarang tuker cincinya kalo gitu"

...


Cowok yang satu ini emang selalu nggemesin. I Love You, Keda


Tidak ada komentar:

Posting Komentar